Overblog
Edit post Follow this blog Administration + Create my blog

Niumpaperheart

Niumpaperheart

Dedicated to everyone who wonders if I'm writing about them. I am


My Very Ordinary Weekend 6

Posted by Niumpaperheart on November 8 2018, 09:32am

My Very Ordinary Weekend 6

Ruang dan waktu kembali membawaku pada ketidakrinduan pada tempat gersang ini, tempat sebrang pagar pembatas bandara itu.. sangat berdebu, sebuah apartemen tua terongok, dilantai lima aku terbiasa membuka pintu yang berbunyi kurang enak, melempar tas dan helm, bergegas menuju jendela dan sore hari sangat terang berwarna orange, matahari yang mulai tenggelam, pesawat datang dan pergi serta terparkir membisingkan telinga.

Belum sempat aku meneguk air dingin yang ku ambil dengan malas dari lemari pendingin, kulihat Sifa melambaikan tangannya dibawah, tanda darinya apakah aku mau membeli gorengan dan pizza mie buatannya.

Aku mengangguk dan sifa terlihat sangat senang, bergegas, dia tergopoh-gopoh berlari, selang tiga menit suara hentakan kakinya sudah terdengar mendekati pintu.

Dia mengetuk pintu, terengah-engah sambil tersenyum, mengayunkan sekantong plastik gorengan buatannya.

"sudah aku bilang jangan pakai kantong plastik, rasanya jadi beda.."

Sifa tersenyum.. "aku lupa" sahutnya.

Aku memberikan uang dua puluh ribu, dan dia mengambilnya dengan cepat.

"tidak usah kembalian, aku tidak suka receh"

Sifa berlari keluar apartemen dan berteriak "makasih Lin"

Aku menghela nafas dan bergumam dalam hati, kenapa anak-anak disekitarku sangat mata duitan.

Kembali berjalan ke beranda, mencoba dengan keras menikmati pemandangan gersang diluar, angin yang menyapu rambutku tidak terlalu menyejukan, aku memejamkan mata dan menikmati pizza mie yang masih hangat ini, rasanya cukup enak, Sifa anak yang tidak bisa diam, beberapa bulan aku tinggal disini, sepertinya aku adalah ladang uang bagi nya, anak yang selalu memakai kaos lengan pendek dan kerudung asal-asalan adalah anak yang semangat dan bawel.

Ibunya pernah bercerita tentang cita-cita Sifa, dia ingin membuka kedai kue dan roti jika sudah besar nanti, dari sana aku mulai membeli makanan yang dia buat, yah... aku merasakan bagaimana dulu sulitnya mencari pembeli ketika aku belajar berjualan coklat disekolah, cara yang mudah adalah ketika memang lagi musimnya, jual coklat ketika 14 februari dan aku berhasil mendapat untung banyak, sayangnya sifa belum punya pasar, jadi aku akan membantunya, hanya meningkatkan rasa percaya dirinya dengan membeli apa yang dia buat.

Rasa lelah, membawaku keatas kasur yang empuk ini, aku tidak sadarkan diri dan terlelap.

 

"why don't you know you make me happy.. why don't you know you make me sad..."

 

Shit..

Terhentak, sepersekian detik hampir sesak, suara rekaman itu kembali menggema dalam kepalaku, aku  sangat terganggu dengan perasaan ini, perasaan mengingat hal yang pernah indah dalam diriku, dan sekarang hanya sebuah virus yang mati-matian ingin aku bersihkan. Rekaman suara nyanyian lagu itu, ketika kita berdua  merayakan anniversary, what a silly.

 

******

 

Tulisan ke 6 yang sengaja aku publish untuk menarik perhatian temanku, Blue, can u check your email and call me.

Thank u.

 

To be informed of the latest articles, subscribe:
Comment on this post
Y
After quite some time, I paid a visit here to your blog. You should write more often G
Reply

Blog archives

We are social!

Recent posts